Langsung ke konten utama

Sebuah Usaha Melupakan


Aku telah membuangmu jauh-jauh dari ingatanku. Sebab mengenangmu hanya menjenuhkan kehangatan hariku. Tidak ada gunanya mengenang seseorang yang sudah tak ingin pulang. Seseorang yang telah memilih mati pada jalan lain. Kamu membuat semua yang menjadi harapan, hanya tersisa dalam pedihnya ingatan. Semua keputusan pahit itu lahir atas pintamu. Semua jalan berderai airmata semata kehendakmu pada semesta. Aku yang tertinggal tak pernah kau beri kesempatan untuk mengatur tanggal kapan semua akan kembali. Kau memilih membakar semua hari. Menjadikan kisah kita hanya kasih yang mati.

Aku memang tidak sehebat kamu dalam perkara melupakan. Tidak bisa bagiku secepat itu merelakan. Namun percayalah, detik demi detik berlalu akan kubunuh semua detak yang masih menginginkanmu. Akan kubenamkan kau lebih dalam di relung luka paling hitam. Aku tidak akan membiarkan sedetik pun untukmu bernapas tenang dalam kepalaku. Tidak ada tempat lagi untuk seseorang yang mengkhianati hatiku. Hanya saja, aku butuh waktu, semuanya memang tidak mudah bagiku. Biarlah pelan-pelan semuanya berjalan. Karena pada akhirnya kamu pun tak akan lagi ada dalam bagian yang kuinginkan.

'Sebuah usaha melupakan'

Komentar